Puisi Tanpa Judul
PUISI TANPA JUDUL
Kenapa jemariku kaku
Tuk menari ikuti lagu
Irama leterasi penuh sensasi
Goreskan inspirasi dengan narasi, argumentasi, diskripsi ataupun persuasi.
Jemari, ajaklah aku dan bukakan mataku
Untuk membaca buku
Sumber tuk tuangkan ide bermutu
Dan engkau lihai menari tiada kaku jemariku,
Setumpuk buku dimejaku.
Mataku memilah mana yang kusentuh dulu.
Jemariku meraih buku “Teraju”
Buah pena Pak Doktor Ngainun Naim yang sangat bermutu
Bola mataku bergoyang membaca daftar isi “Teraju”
Dan sepenggal kata pengantar .....achhh....mataku sayu....
Terpejam tertidur pulas bersua mimpi
Terukir hari esuk cinta leterasi
Tertuang ide dalam essay
Gemulai jemari tuliskan fiksi
Pilihlah jua non fiksi
Atau apa saja tuangkan rindu leterasi
Berintikan ilmu dan hikmah
Agar tak terkubur iman, islam dalam tanah
Agar diri berbenteng Al-Qur’an dan Assunah
Hidup menjadi uswatun hasanah.
Bawakan ilmu kemana pergi
Agar hati tidak mati
Renungi Firman illahi dalam Al-Qur’an Suci
يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا وَمَا يَذَّكَّرُ إِلا أُولُو الألْبَابِ
Allah menganugrahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Qur'an dan As Sunah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugrahi al hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).
Wahai jemariku..! bangkit dan semangatlah.
Usah hiraukan kaku, ngilu, pilu.
Semangat adalah mesin terkuat meraih impian mengusir pilu.
Bertengger hikmah berguna untuk umah.
Ngunut, 12 Juni 2020

Mantaff...
BalasHapusTerima kasih...
HapusSungguh aku terharu
BalasHapusTerima kasih... Kita sroerjusngan he he
HapusJudulnya apa? Tanpa Judul....hehehe
BalasHapusIyaa ha ha
Hapus