YESTERDAY FOOD “LOTHO”

 

 YESTERDAY FOOD “LOTHO”

(BLENDRANG LOTHO)


Kebasaan keluwarga kami saat saudara jauh datang kami segera merapat di rumah orang tua dan tentu saja sampai jam makan kami makan bersama.

Waooowww.... Menunya apa mbak? Sapa Bu Dokter  ketika even makan bareng di rumah orang tua kami, “sayur yerterday” jawabku asal-asalan, Bu Dokter (adikku) tahu apa yang saya maksud, dia menyarankan  asal tidak sering blendrang boleh dikonsumsi apalagi penderita  koleterol tinggi, bahkan dia juga ikutan memakannya sembari senyum-senyum menunjukkan sebenarnya tidak baik dimakan tetapi dia suka, namun keponakanku si ahli gizi melarangku menkonsumsi Blendrang, ruang makan menjadi riuh dengan tertawaan saudara-saudara sembari membicarakan tentang blendrang.

Blendrang asyik dibicarakan dan lezat dinikmati, sebagaimana yang diceritakan teman-teman BLENDRANG masih diminati banyak orang walaupun menurut ahli gizi sudah tdak layak konsumsi karena seringnya sayur dipanasi akan membahayakan kesehatan, sayur yang bersantan sering dipanasi membahayakan orang yang memiliki riwayat hipertensi dan kolesterol tinggi, bahkan ada sayur jika berulang dipanaskan menimbulkan racun penyeban Cancer seperti  sayur bayam, ayam, kentang, jamur dan sebagainya.

Blendrang sayang kalau dibuang, blendrang sayur lotho (lentho) merupakan makanan faforit keluwarga saya apalagi kalau dimasak dengan kuwali diatas tungku atau pawonan bisa berhari-hari dan kuahnya kering nikmat disantap bersama ikan asin pedo atau balurdengan nasi liwet hangat, sangat nikmat sampai linak lico (lali anak lali konco).

Sampai kini saya dan adik-adik sering merindukan Blendrang lotho, jika mendapat berkat dari buwuh kemanten di desa kadang didapati ada lauk lotonya yang kering, na disini kita berebut untuk memakan teropsesi blendrang Lotho, yang paling menyukai blendrang lotho ini adalah saya dan adik laki-laki.


Adik saya Dr. Umi Sathiyah, Sp.An menyarankan untuk mencegah kolestetol jahat termasuk akibat konsumsi blendrang itu harus rajim olah raga dan menkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, gizi seimbang tidak harus mahal, misalnya sayur-sayuran hijau dan buah-buahan yang mengandung banyak serat. 

Dr. Umi Sathiyah, Sp.An  dan Qurrorul Ainil Nur Azizah, S. Gz menyarankan, bahwa untuk mencegah kolesterol jahat termasuk akibat konsumsi blendrang itu harus rajin olah raga dan menkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, gizi seimbang tidak 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

القلم

USWATUN HASANAH ANJING